oleh admin | Agu 5, 2025 | Artikel, Berita, Download, PAUD
SKB Dompu kembali membagikan salah satu rencana pembelajaran PAUD yang telah disusun untuk mendukung kegiatan belajar anak usia dini. Rencana pembelajaran ini disiapkan untuk Kelas Besar PAUD (usia 4–5 tahun) dengan topik “Aku Cinta Indonesia” dan subtopik “Lambang Negara”.

Kegiatan belajar ini memiliki alokasi waktu 3 jam (6 JP x 30 menit) dan dipandu oleh Ibu Fitriani, S.Pd. Materi pembelajaran dirancang agar anak-anak dapat:
- Mengenal lambang negara Garuda Pancasila
- Memahami arti simbol-simbol pada lambang negara
- Menumbuhkan rasa cinta dan bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia
Rencana pembelajaran ini juga dilengkapi dengan kegiatan kreatif, seperti menyanyi lagu kebangsaan, mewarnai lambang negara, dan permainan edukatif bertema nasionalisme. Harapannya, melalui kegiatan ini anak-anak dapat belajar dengan menyenangkan sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini.
Bagi guru atau praktisi pendidikan yang ingin melihat atau menggunakan modul ini sebagai inspirasi pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing, modul dapat diunduh melalui tautan yang kami sediakan di sini.
Mari bersama-sama mendukung pembelajaran anak usia dini yang bermakna, kreatif, dan menyenangkan!
oleh admin | Jul 29, 2025 | Artikel, Berita, Download
Sebagai satuan pendidikan nonformal yang terus berinovasi dalam memberikan layanan pembelajaran berkualitas, SKB Dompu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka Tahun 2025, melalui pengembangan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang kontekstual dan berpihak pada peserta didik. Salah satu bentuk nyata dari langkah ini adalah disusunnya RPM untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII Paket B Fase D dengan fokus pada materi Teks Persuasi.
RPM ini dirancang untuk membawa peserta didik tidak sekadar memahami struktur dan unsur kebahasaan dalam teks persuasi, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kritis serta keterampilan komunikasi yang efektif. Materi ini dikembangkan dengan mempertimbangkan konteks kehidupan nyata peserta didik Paket B yang memiliki latar belakang dan pengalaman hidup yang beragam, serta diarahkan untuk membekali mereka dengan kemampuan berpikir argumentatif dan berempati melalui bahasa yang persuasif.
Pembelajaran disusun dalam tiga pertemuan, masing-masing berdurasi dua jam pelajaran (2×45 menit), dengan struktur yang mencakup kegiatan awal, inti, dan penutup yang mendorong proses pembelajaran aktif, reflektif, kolaboratif, dan bermakna. Pendekatan pembelajaran yang digunakan mencerminkan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam, di mana guru tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membimbing peserta didik mengeksplorasi pengalaman, menggali ide, berdialog, serta menciptakan teks-teks persuasif yang autentik dan kontekstual.
Dalam setiap pertemuan, peserta didik diajak untuk mengamati isu atau topik nyata di sekitar mereka, merancang argumen dan gagasan, serta menyusun teks yang mampu memengaruhi audiens secara etis dan logis. Mereka juga diberikan ruang untuk berefleksi atas pengalaman belajarnya, baik secara individu maupun dalam kelompok kecil.

RPM ini dilengkapi dengan sistem asesmen yang komprehensif, mulai dari asesmen awal untuk memetakan pemahaman dasar, asesmen proses yang memantau perkembangan selama kegiatan berlangsung, hingga asesmen akhir untuk menilai hasil akhir belajar. Penilaian ini juga diselaraskan dengan prinsip assessment as learning, for learning, dan of learning, sehingga lebih dari sekadar mengukur nilai, asesmen ini mampu memantik kesadaran belajar dan penguatan karakter peserta didik.
Tidak kalah penting, dalam proses penyusunan dan pelaksanaan RPM ini, SKB Dompu mengintegrasikan penggunaan teknologi digital sebagai media pendukung belajar dan refleksi, serta mendorong suasana belajar yang inklusif dan adaptif. Penguatan nilai-nilai dalam Profil Pelajar Pancasila juga menjadi fokus utama, di mana peserta didik dilatih untuk menjadi komunikator yang bernalar kritis, kreatif, serta memiliki kepedulian sosial.
Dengan membagikan RPM Bahasa Indonesia Paket B Kelas VIII ini melalui website resmi SKB Dompu, kami berharap praktik baik ini dapat menginspirasi satuan pendidikan lain, serta memperkuat kolaborasi antarpendidik dalam membangun pendidikan yang berpihak pada peserta didik, relevan dengan zamannya, dan menjawab tantangan kehidupan nyata.
SKB Dompu akan terus melangkah dengan semangat belajar sepanjang hayat, untuk mencetak generasi pembelajar yang merdeka, bermakna, dan berdampak.
oleh admin | Jul 28, 2025 | Berita, Download
Sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan berpusat pada peserta didik, Sekolah kami secara aktif menerapkan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) berbasis Kurikulum Merdeka Tahun 2025. Salah satu implementasi konkrit dari transformasi ini adalah tersusunnya RPM untuk mata pelajaran Bahasa Inggris Fase F Kelas XI Paket C, yang telah dirancang secara sistematis dan kontekstual untuk menjawab kebutuhan belajar peserta didik usia remaja-dewasa yang beragam.
Pembelajaran mendalam menekankan pada keterlibatan aktif peserta didik dalam proses belajar melalui pengalaman bermakna, reflektif, kolaboratif, dan berorientasi pada kehidupan nyata. RPM ini dikembangkan tidak hanya untuk memenuhi capaian pembelajaran (learning outcomes) yang ditetapkan dalam Kurikulum Merdeka, tetapi juga untuk menumbuhkan Profil Pelajar Pancasila dalam diri setiap peserta didik.
Dalam RPM Bahasa Inggris ini, materi yang dibahas berfokus pada Teks Interaksi Transaksional dan Informatif yang Terkait Saran dan Tawaran, yang dikembangkan melalui pendekatan praktik pedagogi kritis, kolaboratif, dan reflektif. Peserta didik diajak untuk tidak hanya memahami struktur dan kosa kata dalam bahasa Inggris, tetapi juga menggunakannya dalam konteks sosial yang relevan—baik dalam lingkungan sekolah, komunitas, maupun kehidupan sehari-hari.

Perencanaan pembelajaran ini dirancang untuk tiga pertemuan, masing-masing berdurasi dua jam pelajaran (2×45 menit). Setiap pertemuan memiliki struktur yang lengkap, mulai dari kegiatan awal yang menggugah minat, kegiatan inti yang menekankan eksplorasi dan partisipasi aktif, hingga kegiatan penutup yang mendorong refleksi dan penguatan pemahaman.
RPM ini juga dilengkapi dengan asesmen yang komprehensif—mulai dari asesmen awal, asesmen selama proses belajar, hingga asesmen akhir. Ketiganya disusun berdasarkan prinsip assessment as learning, assessment for learning, dan assessment of learning. Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada hasil akhir, tetapi juga pada proses, partisipasi, kemampuan berpikir kritis, serta kemajuan belajar setiap individu.
Lebih dari itu, RPM ini juga membuka ruang kemitraan antara guru dan peserta didik dalam menyusun kesepakatan belajar, serta menggunakan teknologi digital sebagai pendukung proses pembelajaran, termasuk dalam pengumpulan tugas, refleksi, dan pelaporan perkembangan belajar.
Dengan memublikasikan RPM Bahasa Inggris Fase F Kelas XI Paket C ini, sekolah berharap dapat berbagi praktik baik kepada komunitas pendidikan yang lebih luas, serta mendorong kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung pembelajaran yang lebih manusiawi, kontekstual, dan transformatif.
Adapun Rencana Pembelajaran Mendalam Bahasa Inggris Fase F Kelas XI Paket C 2025/2026 dapat dilihat di sini
Semoga upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun generasi pembelajar sepanjang hayat yang tangguh, cakap, dan berkarakter.
oleh admin | Jul 24, 2025 | Artikel, Berita, Download
Tahukah kamu, menjadi bagian dari perubahan besar dalam dunia pendidikan adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan? Itulah yang mungkin kamu rasakan ketika diundang sebagai fasilitator pembelajaran mendalam oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kamu hadir sebagai perwakilan 1 dari 105 peserta pelatihan satuan pendidikan formal dan nonformal se-provinsi NTB dan selama 6 hari penuh di Mataram, kamu mendapatkan kesempatan langka untuk mendalami modul pembelajaran mendalam dalam Kurikulum Merdeka—langsung dari narasumber yang kompeten dan lingkungan yang sangat kondusif untuk belajar.

Selama pelatihan ini, kamu tidak hanya membaca dan mendengarkan. Kamu diajak menyelami filosofi pembelajaran mendalam, memahami konteksnya dalam pendidikan Indonesia, dan yang terpenting: bagaimana mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar, termasuk di satuan pendidikan nonformal seperti SKB atau PKBM.
Apa Itu Pembelajaran Mendalam dalam Kurikulum Merdeka?
Sebelum kamu melangkah lebih jauh, kamu perlu memahami bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) bukan sekadar metode. Ia adalah pendekatan yang menempatkan peserta didik sebagai subjek pembelajar yang aktif, reflektif, dan bermakna. Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran mendalam bertujuan membentuk peserta didik yang:
- Mampu berpikir kritis dan kreatif
- Peka terhadap masalah nyata di sekitarnya
- Terbiasa mengolah informasi, bukan hanya menerima
- Didorong untuk bertanya, bukan sekadar menjawab
- Mampu menyusun solusi, bukan hanya mengulang teori
Pendekatan ini akan diterapkan secara menyeluruh di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia, termasuk PAUD hingga pendidikan kesetaraan. Dengan demikian, kamu sebagai pendidik nonformal pun memiliki peran penting untuk menyukseskannya.

Modul Pelatihan yang Kamu Pelajari?
Selama pelatihan 6 hari di BGTK NTB Kota Mataram, kamu difasilitasi dengan modul-modul yang tidak hanya kaya secara teori, tapi juga sangat aplikatif. Beberapa modul yang kamu pelajari antara lain:
Modul 1: Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset)
Membantu pendidik memahami pentingnya keyakinan bahwa kemampuan peserta didik dapat berkembang melalui usaha, strategi, dan bimbingan yang tepat.
Modul 2: Konsep dan Kerangka Pola Pikir Bertumbuh
Modul lanjutan yang mengajak peserta menggali lebih dalam bagaimana growth mindset bisa dibentuk dan diterapkan dalam konteks pembelajaran sehari-hari.
Modul 3: Prinsip Pembelajaran
Menjelaskan prinsip-prinsip dasar pembelajaran yang berpihak pada peserta didik, seperti pembelajaran yang aktif, kontekstual, kolaboratif, dan reflektif.
Modul 4: Pengalaman Belajar
Membimbing peserta untuk merancang pengalaman belajar yang utuh dan bermakna, sehingga peserta didik benar-benar ‘terlibat’ secara emosional, kognitif, dan sosial dalam proses belajar.
Modul 5: Asesmen Pembelajaran Mendalam
Modul ini menekankan pentingnya asesmen formatif yang menilai proses belajar, bukan hanya hasil akhir. Peserta belajar membuat instrumen reflektif dan diagnostik.
Modul 6: Perencanaan Pembelajaran Mendalam
Merupakan modul implementatif yang mengajak peserta menyusun rencana pembelajaran berdasarkan kebutuhan nyata peserta didik, profil pelajar Pancasila, dan konteks lingkungan belajar.

Mengapa Ini Penting untukdi Bagikan?
Sebagai pendidik, kamu tentu percaya bahwa ilmu tidak untuk disimpan sendiri. Pengalaman berharga yang kamu dapat dari BGTK NTB ini bisa menjadi inspirasi bagi pendidik lain, terutama di jalur nonformal, bahwa transformasi pendidikan itu milik kita semua. Kamu sekarang memiliki bekal untuk menjadi agen perubahan—mendampingi rekan sejawat dalam menyusun pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan zaman.
Akhir Kata
Menjadi fasilitator pembelajaran mendalam adalah awal dari perjalanan panjang. Tapi kamu kini punya arah yang jelas. Dengan semangat kolaboratif dan keinginan belajar yang tak pernah padam, kamu siap menyemai pembelajaran yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tapi juga menyentuh hati dan membentuk karakter.
Selamat berbagi dan terus bergerak untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik!
Berikut adalah modul bacaan pelatihan pembelajaran mendalam (PM)
1. Bahan Bacaan Pola Pikir Bertumbuh
2.1 Bahan Bacaan_Konsep dan Kerangka PM
3.1 Bahan Bacaan Modul 3_ Prinsip Pembelajaran
3.2 Bahan Bacaan Modul 3_ Pengalaman Belajar
4. Asesmen Pembelajaran Mendalam (rev1)
5. Bahan Bacaan Asinkronus Modul 5_ Perencanaan Pembelajaran
6.Paparan Pembelajaran Mendalam V2
7. Bahan Bacaan Asinkronus Modul 7_ Inkuiri Kolaboratif
8. Bahan Bacaan-_POD
oleh admin | Jul 23, 2025 | Berita
Pada Hari Rabu (11/10/2024), SPNF SKB Kabupaten Dompu melaksanakan layanan Dongeng Tambora Keliling (Dongboraling) di SD Negeri 03 Dompu. Pada kegiatan ini turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dompu, yakni Bapak Drs. H. Rifaid, M.Pd. yang sekaligus membuka kegiatan layanan Dongboraling. Adapun tamu undangan lainnya yang berhadir yaitu : Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Kasi PTK PAUD & TK Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Dompu, Pengawas SD Kecamatan Dompu, Penilik PAUD Kecamatan Dompu, Penilik PAUD Kecamatan Woja, dan Beserta tamu undangan lainnya.
Kegiatan Dongeng di bawakan oleh pendongeng Dongboraling yaitu Kakak Nur Anisyah Algadrie dengan membawakan Cerita Dongeng La Hila (Putri Mambora) Gadis Cantik Jelita dari Desa Donggo. Kegiatan ini membuat keceriaan dan semangat peserta Dongboraling dalam mendengarkan Dongeng. Terlihat antusias peserta menjawab pertanyaan pasca kegiatan Dongeng dilaksanakan dan sebagai apresiasi SPNF SKB Dompu memberikan hadiah kepada lima peserta terbaik dalam kegiatan layanan Dongboraling di SDN 03 Dompu.
Ibu Nurhayati, S.Pd.SD, selaku kepala Sekolah SDN 03 Dompu menyampaikan “kegiatan ini siswa bisa memperoleh ilmu pengetahun yang baik dan akan meniru karakter, sifat sosok yang ada dalam dongeng tersebut sehingga kegiatan ini tidak berhenti sampai disini, akan berkelanjutan dan kami siap menerima kapan pun jika ingin datang lagi ke SDN 03 Dompu”.
Ketua Pelaksana layanan Dongboraling, Muhammad El Alawi, S.Pd mengungkapkan “Terima kasih Bapak/Ibu yang sudah berhadir dan memberikan support khususnya kepada pihak SDN 03 Dompu yang telah menerima kami dan berkolaborasi pada kegiatan ini. Semoga layanan Dongboraling ini dapat terus bermanfaat dan terus membumikan Literasi di Bumi Nggahi Rawi Pahu”
oleh admin | Jul 22, 2025 | Berita
Dompu, 18–20 Juli 2025 – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dompu turut ambil bagian dalam kemeriahan Lakey Festival 2025, sebuah event pariwisata tahunan Kabupaten Dompu yang berlangsung di kawasan Pantai Lakey, Kecamatan Hu’u. Selama tiga hari penuh, mulai Jumat hingga Minggu (18–20 Juli 2025), seluruh pegawai SKB Dompu ikut aktif dalam berbagai rangkaian kegiatan mulai dari promosi produk lokal, pelestarian budaya hingga aksi peduli lingkungan.
Hari Pertama: Mendirikan Tenda dan Menata Stand Jualan
Pada Jumat, 18 Juli 2025, seluruh pegawai SKB Dompu tiba di kawasan Pantai Lakey sejak pagi hari. Kegiatan diawali dengan pendirian tenda yang akan digunakan sebagai tempat bermalam oleh seluruh tim SKB selama tiga hari festival berlangsung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk membangun kekompakan dan semangat kebersamaan antarpegawai.
Setelah tenda berdiri, seluruh tim SKB Dompu mulai menata stand di area Lakey Expo, yaitu area khusus pameran dan penjualan produk UMKM dan komunitas masyarakat lokal. Di stand tersebut, SKB Dompu menjajakan berbagai produk menarik seperti:
- Merchandise resmi Lakey Festival (kaos Lakey, topi rimba, totebag, dan gantungan kunci)
- Minuman tradisional khas Dompu, yaitu jamu Minasarua
- Aneka kuliner ringan seperti rujak, salad buah, jelly, serta parcel buah mini
Produk-produk tersebut ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp5.000, sehingga menarik perhatian para pengunjung festival yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas Lakey Festival.
Hari Kedua: Promosi Produk, Tarian Tradisional Ou Balumba, dan Hiburan Konser
Sabtu, 19 Juli 2025, aktivitas stand SKB Dompu di Lakey Expo kembali berlangsung dari pagi hingga malam. Penjualan produk berjalan lancar dengan antusiasme pengunjung yang cukup tinggi. Para pegawai SKB Dompu tidak hanya melayani pembeli, tetapi juga aktif memperkenalkan produk-produk edukatif sekaligus bernilai budaya khas daerah Dompu kepada para wisatawan.
Sore harinya, seluruh pegawai SKB Dompu mengikuti sebuah momen spesial, yaitu Tarian Ou Balumba yang digelar di bibir Pantai Lakey, menghadap langsung ke samudera. Tarian Ou Balumba adalah salah satu tarian tradisional khas Kabupaten Dompu yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, sukacita, dan rasa syukur masyarakat Dompu atas berkah alam yang mereka miliki. Gerakan tarian dilakukan secara serentak, menggambarkan kekompakan dan semangat masyarakat dalam menjaga tradisi leluhur. Penampilan ini menjadi daya tarik tersendiri di antara rangkaian acara Lakey Festival.
Malam hari, suasana festival semakin hidup dengan penampilan konser musik yang menghadirkan artis nasional Juan Reza. Penyanyi muda berbakat ini dikenal melalui lagu-lagu bertema pesisir dan pantai, seperti lagu andalannya “Menepi di Pesisir” yang berhasil menarik perhatian generasi muda. Konser tersebut menjadi puncak hiburan yang dinikmati oleh seluruh peserta festival dan pengunjung, termasuk seluruh pegawai SKB Dompu yang turut berbaur dalam kemeriahan malam festival.
Hari Ketiga: Zero Waste Action dan Pembongkaran Tenda
Minggu, 20 Juli 2025, seluruh pegawai SKB Dompu memulai hari dengan mengikuti aksi bersih-bersih pantai bertajuk Zero Waste Action. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen seluruh peserta festival, termasuk SKB Dompu, dalam menjaga kelestarian lingkungan kawasan wisata Pantai Lakey. Aksi bersih-bersih dilakukan secara bersama-sama, menyisir area pantai untuk memungut sampah dan membersihkan sisa-sisa acara.
Aksi ini tidak sekadar simbolis, melainkan menjadi momentum edukasi bagi masyarakat dan pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan dan bersama-sama menjaga keindahan alam Dompu, khususnya Pantai Lakey yang menjadi destinasi wisata unggulan.
Setelah aksi bersih-bersih selesai, kegiatan ditutup dengan pembongkaran tenda dan stand. Seluruh pegawai SKB Dompu kembali ke Dompu membawa pengalaman berharga, sekaligus rasa bangga telah berkontribusi dalam kesuksesan Lakey Festival 2025.

Melalui keterlibatan aktif di berbagai kegiatan selama tiga hari penuh ini, SKB Dompu tidak hanya mempromosikan produk lokal dan melestarikan budaya, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan di tengah geliat pariwisata Dompu yang terus berkembang.