oleh admin | Jan 29, 2026 | Artikel, Berita, Download, RPP Pembelajaran Mendalam
Satuan Pendidikan Nonformal menyusun Rancangan Pembelajaran Mendalam (RPM) untuk mata pelajaran Geografi Paket C Kelas XI yang akan dilaksanakan pada semester genap tahun 2026. Penyusunan rancangan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap fenomena geosfer serta keterkaitannya dengan kehidupan manusia dan lingkungan.
Rancangan pembelajaran Geografi disusun dengan memperhatikan karakteristik peserta didik Paket C yang beragam latar belakang dan pengalaman belajarnya. Pembelajaran diarahkan agar peserta didik tidak hanya memahami konsep dan teori geografi, tetapi juga mampu menganalisis permasalahan lingkungan, sosial, dan kebencanaan yang terjadi di sekitar mereka secara kritis dan kontekstual.

Selama pelaksanaan pembelajaran pada semester genap, peserta didik akan mengikuti proses belajar yang terstruktur melalui tahapan identifikasi kebutuhan belajar, desain pembelajaran, pengalaman belajar, serta asesmen pembelajaran. Materi Geografi difokuskan pada kajian dinamika litosfer, atmosfer, hidrosfer, serta interaksinya dengan aktivitas manusia dan pembangunan berkelanjutan.
Proses pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan aktif dan partisipatif melalui diskusi, analisis peta dan data sederhana, studi kasus, penugasan individu dan kelompok, serta refleksi pembelajaran. Peserta didik didorong untuk mampu mengamati lingkungan sekitar, mengemukakan pendapat, dan menawarkan solusi sederhana terhadap permasalahan geografi yang dihadapi masyarakat.
Melalui Rancangan Pembelajaran Mendalam Geografi ini, diharapkan pembelajaran Geografi Paket C Kelas XI semester genap tahun 2026 dapat berjalan secara efektif dan bermakna, serta mampu membekali peserta didik dengan wawasan spasial, kepedulian lingkungan, dan kemampuan berpikir kritis sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.
oleh admin | Jan 29, 2026 | Artikel, Berita, Download, RPP Pembelajaran Mendalam
Satuan Pendidikan Nonformal menyusun Rancangan Pembelajaran Mendalam (RPM) untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Paket B Kelas VII yang akan dilaksanakan pada semester genap tahun 2026. Rancangan ini disusun sebagai upaya untuk memperkuat pembelajaran karakter, nilai kebangsaan, serta kesadaran berwarga negara bagi peserta didik.
Rancangan pembelajaran PPKn disusun dengan memperhatikan karakteristik peserta didik Paket B yang beragam, baik dari segi usia, latar belakang sosial, maupun pengalaman hidup. Pembelajaran diarahkan tidak hanya pada pemahaman konsep dan materi kewarganegaraan, tetapi juga pada pembiasaan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Selama pelaksanaan pembelajaran pada semester genap, peserta didik akan mengikuti proses belajar yang terstruktur melalui tahapan identifikasi kebutuhan belajar, desain pembelajaran, pengalaman belajar, serta asesmen pembelajaran. Materi PPKn difokuskan pada pemahaman nilai Pancasila, hak dan kewajiban warga negara, norma dan aturan dalam kehidupan bermasyarakat, serta pentingnya sikap toleransi dan tanggung jawab sosial.

Proses pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan aktif dan partisipatif melalui diskusi, studi kasus sederhana, penugasan individu dan kelompok, serta refleksi pembelajaran. Peserta didik didorong untuk mampu menyampaikan pendapat dengan santun, menghargai perbedaan, serta menerapkan nilai-nilai PPKn dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Melalui Rancangan Pembelajaran Mendalam PPKn ini, diharapkan pembelajaran PPKn Paket B Kelas VII semester genap tahun 2026 dapat berjalan secara efektif dan bermakna, serta mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran sebagai warga negara yang baik.
oleh admin | Jan 29, 2026 | Artikel, Berita, RPP Pembelajaran Mendalam
Satuan Pendidikan Nonformal menyusun Rancangan Pembelajaran Mendalam (RPM) untuk mata pelajaran Sejarah Paket B Kelas XI yang akan dilaksanakan pada semester genap tahun 2026. Penyusunan rancangan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Sejarah agar lebih bermakna, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan peserta didik.
Rancangan pembelajaran ini disusun dengan memperhatikan karakteristik peserta didik Paket B yang memiliki latar belakang dan pengalaman belajar yang beragam. Pembelajaran Sejarah tidak hanya diarahkan pada penguasaan materi kronologis, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemahaman sebab-akibat peristiwa sejarah, serta penanaman nilai kebangsaan dan jati diri nasional.

Selama pelaksanaan pembelajaran pada semester genap, peserta didik akan mengikuti kegiatan belajar yang disusun secara sistematis melalui tahapan identifikasi kebutuhan belajar, desain pembelajaran, pengalaman belajar, dan asesmen pembelajaran. Materi Sejarah difokuskan pada pemahaman peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Indonesia dan dunia, serta keterkaitannya dengan kondisi sosial, budaya, dan kehidupan masa kini.
Proses pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan aktif dan partisipatif melalui diskusi kelompok, membaca sumber sejarah, penugasan individu dan kelompok, presentasi sederhana, serta refleksi pembelajaran. Peserta didik didorong untuk berani menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan sudut pandang, serta mengambil nilai-nilai positif dari setiap peristiwa sejarah yang dipelajari.
Melalui Rancangan Pembelajaran Mendalam Sejarah ini, diharapkan pembelajaran Sejarah Paket B Kelas XI semester genap tahun 2026 dapat berjalan secara efektif dan bermakna, serta mampu membentuk peserta didik yang memiliki kesadaran sejarah, sikap nasionalisme, dan kemampuan berpikir kritis sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
oleh admin | Jan 29, 2026 | Artikel, Berita, RPP Pembelajaran Mendalam
Satuan Pendidikan Nonformal menyusun Rancangan Pembelajaran Mendalam (RPM) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia Paket B Kelas VIII yang akan dilaksanakan selama bulan Januari 2026. Rancangan ini disusun sebagai upaya menghadirkan proses pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik, sesuai dengan arah kebijakan pembelajaran terkini.
Rancangan Pembelajaran Mendalam ini dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik Paket B yang beragam, baik dari segi usia, latar belakang, maupun pengalaman belajar. Oleh karena itu, pembelajaran Bahasa Indonesia tidak hanya menekankan pada penguasaan materi, tetapi juga pada penguatan keterampilan berbahasa yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membaca kritis, menulis sederhana, berbicara efektif, dan menyimak dengan baik.

Selama satu bulan pelaksanaan, peserta didik akan mengikuti pembelajaran yang terstruktur melalui tahapan identifikasi kebutuhan belajar, desain pembelajaran, pengalaman belajar, serta asesmen pembelajaran. Materi Bahasa Indonesia difokuskan pada pemahaman teks, pengembangan kemampuan berbahasa lisan dan tulis, serta peningkatan kepercayaan diri peserta didik dalam menyampaikan pendapat dan gagasan secara santun dan logis.
Pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan aktif dan partisipatif, melalui kegiatan diskusi, membaca bersama, latihan menulis, presentasi sederhana, serta refleksi pembelajaran. Dengan demikian, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami isi materi, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan pengalaman dan lingkungan sekitar.
Melalui Rancangan Pembelajaran Mendalam Bahasa Indonesia ini, diharapkan proses pembelajaran Bahasa Indonesia Paket B Kelas VIII selama bulan Januari dapat berjalan lebih efektif dan bermakna, serta mampu meningkatkan kompetensi literasi peserta didik sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.
oleh admin | Jan 28, 2026 | Artikel, Berita, PAUD, TBM
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu menyelenggarakan Festival Literasi Kabupaten Dompu pada Senin, 9 Desember 2025, bertempat di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai dinas terkait, pegiat literasi, pendidik, peserta lomba, serta masyarakat umum.
Festival literasi ini dilaksanakan sebagai upaya mempromosikan perpustakaan, sekaligus mendorong pengembangan budaya baca dan literasi di tengah masyarakat Kabupaten Dompu, mulai dari usia dini hingga dewasa.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Dompu, Bapak Ir. Wahidin, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat belajar, ruang kreativitas, dan wahana peningkatan pengetahuan masyarakat. Beliau berharap melalui Festival Literasi ini, minat baca masyarakat semakin tumbuh dan peran perpustakaan semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Acara kemudian secara resmi dibuka oleh beliau.
Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba literasi, yang meliputi:
-
Lomba Bertutur
-
Lomba Perpustakaan Desa Terbaik
-
Lomba Video Konten Literasi
-
Lomba Resensi Buku Koleksi Perpustakaan
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas, dedikasi, serta peran aktif masyarakat dan desa dalam mengembangkan budaya literasi di Kabupaten Dompu.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh peserta PAUD/TK se-Kabupaten Dompu. Anak-anak tampak antusias dan gembira menuangkan kreativitas mereka melalui warna, dengan suasana halaman perpustakaan yang ramai, ceria, dan penuh semangat.
Selain itu, acara semakin semarak dengan penampilan mendongeng yang menyajikan dongeng edukatif bertema kegemaran membaca dan nilai-nilai kebaikan. Dongeng disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan menarik, sehingga anak-anak terlihat fokus, antusias, dan menikmati setiap alur cerita. Suasana menjadi hangat dan menyenangkan, memperlihatkan bahwa literasi dapat dikenalkan sejak usia dini melalui cara yang menyenangkan.
Menjelang akhir acara, panitia membagikan doorprize kepada para peserta dan pengunjung, kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba mewarnai PAUD/TK. Kegiatan ini menambah semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak serta orang tua yang hadir.
Sebagai penutup acara, MC menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya Festival Literasi Kabupaten Dompu. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk terus menumbuhkan budaya baca, meningkatkan minat literasi, serta memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan informasi bagi masyarakat Kabupaten Dompu.
oleh admin | Jan 28, 2026 | Artikel, Berita, PELATIHAN
SKB Dompu melaksanakan kegiatan Pengimbasan Digitalisasi Pembelajaran di Satuan Pendidikan Nonformal pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di kelas kecil PAUD SKB Dompu, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pamong belajar SKB Dompu serta tenaga pendidik PAUD SKB Dompu.

Kegiatan pengimbasan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari proses pembelajaran, khususnya di satuan pendidikan nonformal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya bersama untuk mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Bapak Muhammad El Alawi, S.Pd, Pamong Belajar SKB Dompu. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan konsep digitalisasi pembelajaran sebagai proses pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Materi yang disampaikan meliputi penggunaan media digital sederhana, pemanfaatan perangkat gawai secara bijak, pengenalan platform pembelajaran digital, serta pembuatan bahan ajar yang menarik dan mudah diakses oleh pendidik maupun peserta didik.
Bapak Muhammad El Alawi, S.Pd juga menekankan bahwa digitalisasi pembelajaran di pendidikan nonformal dan PAUD tidak harus rumit, melainkan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti penggunaan video pembelajaran, dokumentasi kegiatan belajar, serta pemanfaatan aplikasi digital untuk komunikasi dan administrasi pembelajaran. Pembelajaran digital tetap harus disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, terutama anak usia dini, dengan mengedepankan aspek bermain, interaksi, dan pendampingan langsung oleh pendidik.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti sesi pemaparan dan diskusi. Para pamong belajar dan pendidik PAUD aktif bertanya serta berbagi pengalaman terkait penerapan teknologi digital dalam kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan masing-masing.
Peserta kegiatan pengimbasan ini terdiri dari seluruh pamong belajar SKB Dompu dan tenaga pendidik PAUD SKB Dompu, yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam penerapan digitalisasi pembelajaran di lingkungan SKB Dompu dan satuan pendidikan nonformal lainnya.

Sebagai penutup, kegiatan pengimbasan digitalisasi pembelajaran ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi secara efektif dan bertanggung jawab, serta mendorong terciptanya pembelajaran nonformal yang lebih adaptif, kreatif, dan berkualitas sesuai dengan tuntutan perkembangan pendidikan di era digital.