Jakarta, 23 November 2025 — Direktorat Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal, Direktorat Jenderal Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen sukses melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran di PNF Batch 2 pada Kamis–Minggu, 20–23 November 2025, bertempat di Hotel Holiday Inn & Suite Jakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh 158 peserta dari seluruh Indonesia, masing-masing mewakili satu lembaga penerima bantuan Digitalisasi Pembelajaran. SPNF SKB Dompu turut hadir sebagai peserta, yang diwakili oleh Bapak Muhammad El Alawi, S.Pd., selaku Pamong Belajar.
Rangkaian Kegiatan
Hari Pertama — Kamis, 20 November 2025
1. Kebijakan Digitalisasi Pembelajaran
Pada sesi pembuka, peserta mendapatkan pemaparan mengenai arah kebijakan nasional terkait digitalisasi pembelajaran. Materi ini menekankan pentingnya transformasi digital dalam ekosistem Pendidikan Nonformal (PNF), mulai dari pemanfaatan platform digital hingga penyediaan konten pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berpusat pada peserta didik.
2. Administrasi Perangkat, BAPP, dan Pertanggungjawaban
Materi kedua berfokus pada tata kelola administrasi perangkat digital, penyusunan Berita Acara Penerimaan Perangkat (BAPP), serta tata cara penyusunan laporan pertanggungjawaban. Peserta diberi panduan teknis agar setiap lembaga dapat melakukan administrasi perangkat secara tertib, akuntabel, dan sesuai regulasi.

3. Pendampingan dan Pengawasan
Sesi ini membahas mekanisme pendampingan lembaga penerima bantuan serta sistem pengawasan yang diterapkan oleh pemerintah. Tujuannya untuk memastikan bahwa perangkat digital benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, bukan sekadar pemenuhan sarana fisik.
Hari Kedua — Jumat, 21 November 2025
4. Pengenalan PID: Fitur dan Operasional Dasar
Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan Platform Interaktif Digital (PID), mulai dari fitur, menu, hingga cara penggunaan dasar. Peserta juga melakukan praktik langsung mengakses akun, mengelola kelas, dan memahami fungsi-fungsi utama.
5. Strategi Pemanfaatan Platform Rumah Pendidikan
Materi ini menekankan bagaimana Rumah Pendidikan dapat menjadi pusat sumber belajar baru di PNF. Narasumber menjelaskan strategi integrasi platform dalam pembelajaran tatap muka, daring, maupun blended learning sehingga kegiatan belajar lebih variatif dan menarik.
6. Mendesain Kegiatan Interaktif Berbasis PID
Peserta dilatih membuat rancangan aktivitas pembelajaran interaktif menggunakan fitur-fitur PID. Mereka diajak menyusun materi, membuat penugasan digital, serta mengembangkan aktivitas yang mendorong kolaborasi dan kreativitas.

Hari Ketiga — Sabtu, 22 November 2025
7. Ruang Murid dan Simulasi
Pada sesi awal hari ketiga, peserta kembali mendalami fitur-fitur “Ruang Murid” dalam Platform Interaktif Digital (PID). Narasumber menjelaskan fungsi ruang asesmen, ruang aktivitas, ruang karya, serta ruang diskusi yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan dan kreativitas peserta didik. Peserta kemudian mengikuti simulasi penggunaan fitur tersebut melalui skenario pembelajaran yang menyerupai kondisi di satuan PNF.

8. Penerapan Pembelajaran Mendalam dalam Digitalisasi Pembelajaran
Pada materi ini, peserta mempelajari bagaimana pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dapat diterapkan dalam konteks digital. Narasumber menekankan pentingnya merancang pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk memahami konsep secara utuh, melakukan refleksi, dan mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata. Para peserta juga berdiskusi mengenai strategi merancang aktivitas digital yang memicu kemampuan berpikir tingkat tinggi.
9. Pengelolaan SPNF dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Materi ini membahas strategi pengelolaan lembaga dalam mengoptimalkan digitalisasi pembelajaran. Peserta mendapatkan wawasan tentang manajemen mutu, penguatan kapasitas pendidik, tata kelola program, serta pemanfaatan teknologi untuk memperluas akses layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Diskusi dan Presentasi Kelompok
Sebagai rangkaian penutup hari ketiga, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk melakukan diskusi dan presentasi. Setiap kelompok diminta menganalisis contoh kasus terkait implementasi PID di satuan PNF, kemudian menyusun rekomendasi pemanfaatan platform dalam kegiatan pembelajaran. Hasil analisis dipresentasikan di hadapan peserta lainnya, sehingga terjadi proses saling tukar pengalaman dan pemahaman. Sesi ini mendorong kolaborasi, kreativitas, serta memberikan ruang bagi peserta untuk merefleksikan materi yang telah dipelajari dari hari pertama hingga ketiga.

Hari Keempat — Minggu, 23 November 2025
10. Evaluasi dan Penutupan
Pada hari terakhir, dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Bimtek. Peserta menyampaikan masukan, pengalaman, serta rencana tindak lanjut di lembaga masing-masing. Evaluasi ini menjadi dasar pengembangan program digitalisasi PNF di masa depan.
Penutup
Melalui rangkaian kegiatan selama empat hari ini, Bimtek Digitalisasi Pembelajaran Batch 2 berhasil memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman mendalam kepada para pendidik nonformal mengenai transformasi digital pembelajaran. Diharapkan, para peserta termasuk perwakilan dari SPNF SKB Dompu dapat mengimplementasikan hasil bimtek secara optimal, sehingga kualitas layanan pendidikan nonformal di Indonesia semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan zaman.
